Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Tugas 3

Rabu, 27 Mei 2015
Pengendalian Kualitas Produk di
PT. Yamaha Music Manufacturing Asia

PT. Yamaha Music Manufacturing Asia adalah salah satu anak cabang dari Yamaha Music yang berada di Indonesia. PT. Yamaha Music Manufacturing Asia di dirikan pada tahun 1997. PT. Yamaha Music Manufacturing Asia, memproduksi alat musik elektronik (clavinova, drum electric), pro audio, speaker dan tongkat golf. Penannaman modal untuk mendirikan PT. Yamaha Music Manufacturing Asia pada tahun 1997, yaitu sebesar 34.000.000 dolar.
Metode pengendalian kualitas yang digunakan oleh PT. Yamaha Music Manufacturing Asia adalah PDCA (plan, do, check, action). Tahapan plan adalah melakukan identifikasi menggunakan metode 5 W dan 1 H. Tahapan do adalah mengembangkan dan menguji setiap solusi. Tahapan check adalah mengukur seberapa efektif pengujian solusi sebelumnya dan menganalisis apakah langkah tersebut dapat ditingkatkan. Tahapan action adalah mengimplementasikan solusi yang telah ditingkatkan secara menyeluruh.
PT. Yamaha Music Manufacturing Asia memiliki 3 bagian dalam Quality Assurance (QA), yaitu Incoming Quality Control Section (IQC), Process Quality Control Section (PQC), dan Quality Assurance Section (QA). Tugas dari ketiga bagian tersebut adalah menjaga agar barang NG tidak mengalir ke konsumen. Adapun cara menjaga barang tersebut agar tidak mengalir ke konsumen PT. Yamaha Music Manufacturing Asia menggunakan 2 cara, yaitu melakukan pengecekan di dalam lini dan melakukan Proses Kontrol Statistik (SPC). Metode pengecekan di dalam lini terbagi  menjadi dua, yaitu dengan cara visual (mata telanjang) dan dengan cara pengamatan.
Pengecekan menggunakan metode di dalam lini, digunakan untuk melakukan pengecekan bentuk, warna dan penampilan atau fungsi penampilan. Pengecekan di dalam lini terbagi atas 3 putaran, yaitu setelah jam pertama masuk, setelah istirahat pertama, dan setelah istirahat terakhir. Metode Proses Kontrol Statistik (SPC) digunakan untuk melakukan pngecekan dimensi komponen. Metode Proses Kontrol Statistik (SPC) digunakan untuk komponen yang dirakit oleh konsumen (side board (R/L), rear panel, pedal box, stand rail, stand board sub assy, dan key bed.) dan model baru. Pengecekan dimensi pada komponen hanya pada titik-titik kritikal yang diberi tanda bintang di gambar.
Penanganan jika terjadi NG masal di PT. Yamaha Music Manufacturing Asia dilakukan oleh tim gabungan. Tim tersebut dari leader, supervisor, asisten manajer, manajer, dan general manajer. Tim tersebut berasal dari bagian produksi (proses sebelumnya dan proses saat ini), Production Engineering (PE), dan Quality Assurent (QA).

Tim Quality Assurance. 2007. Pencegahan Defect. Jakarta. YMMA
Tim Quality Assurance. 2009. Training QC Problem Solving. Jakarta. YMMA
Tim Quality Assurance. 2009. Pengenalan  Appearance Wooden Part. Jakarta. YMMA


Arti Gelar Sarjana dan Kejujuran untuk Saya

Selasa, 28 April 2015


Kuliah merupakan sebuah perjuangan, dari pertama masuk hingga saat ini. Perjuangan tersebut baik dari segi biaya, fisik dan pikiran. Pencapaian tertinggi dari seorang mahasiswa S1 adalah mendapatkan gelar sarjana. Sebuah gelar sarjana yang tersemat di belakang nama tersebut merupakan amanah buat saya dan amanah tersebut harus di jaga dengan baik. Gelar sarjana merupakan kebaganggaan buat saya dan orangtua, selain itu juga dapat menaikan derajat keluarga dan membantu orang lain. Membantu orang lain dengan cara memberikan ilmu yang didapatkan semasa kuliah dan juga dapat membuat lapangan kerja baru.

Kejujuran sangat berarti buat kehidupan saya. Kejujuran mengandung kepercayaan dari diri sendiri dan orang lain. Jika seseorang berkata atau bertindak tidak jujur maka hilanglah kepercayaan dari orang lain dan diri sendiri. Bertindak jujur sangatlah sulit, jika dihadapkan dengan lingkungan yang terbiasa dengan tindakan tidak jujur. Tindakan ketidak jujuran merupakan sampah yang terkubur dalam diri, semakin banyak anda melakukan tindakan tidak jujur maka anda akan dijauhkan dikarenakan bau sampah yang anda bawa di dalam diri. Oleh karena itu mulailah bertindak jujur dalam hal-hal kecil, mulai dari membuka mata sampai menutup mata.

Etika Profesi

Sabtu, 28 Maret 2015
Tugas Pertama

1. Apakah kepakaran dari seorang sarjana teknik industri?

Teknik industri merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik yang berhubungan dengan pengembangan, perbaikan dan implementasi. Teknik industri memiliki 3 keahlian, yaitu dalam bidang sistem manufaktur, manajemen industri, sistem industri dan tekno ekonomi. Keahlian sistem manufaktur dipergunakan oleh sarjana teknik industri untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan efisiensi sistem, ilmu yang digunakan dalam melakukannya adalah sistem produksi, perencanaan dan pengendalian produksi, perencangan tata letak fasilitas, ergonomi dan permodelan sistem. 
Keahlian yang kedua yaitu manajemen industri dipergunakan oleh sarjana teknik industri untuk meningkatkan sistem usaha melalui fungsi dan proses manajemen yang bertumpu pada keunggulan sumber daya manusia, ilmu yang digunakan dalam melakukannya adalah ekonomi teknik, manajemen pemasaran, manajemen keputusan, dan manajemen kualitas. Keahlian yang ketiga adalah sistem industri dan tekno ekonomi dipergunakan oleh sarjana teknik industri untuk peningkatan daya saing sistem, ilmu yang digunakan dalam melakukannya adalah risert operasi, statistika industri, sistem logistik, dan logika pemrogaman. Berdasarkan ketiga kepakaran tersebut seorang sarjana teknik industri dapat bertahan dalam menghadapi pasar global, karena sarjana teknik industri telah memiliki bekal yang cukup dan dapat memasuki dalam segala bidang.

2. Tuliskan karakter-karakter tidak beretika menurut kalian dalam kehidupan sehari-hari (beri 5 contoh dan analisis)!

Etika merupakan sikap dan perilaku yang menunjukkan kesediaan dan kesanggupan seseorang secara sadar untuk mentatati ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku. Sebagai manusia kita harus berperilaku baik terhadap sesama manusia, terhadap binatang dan tumbuhan. Terdapat beberapa karakter manusia yang tidak beretika, yaitu berbohong, egois, pemarah, iri hati, pemalas. Berikut ini adalah analisis dari setiap perilakunya.
Etika buruk yang pertama adalah berbohong. Berbohong adalah salah satu sikap dimana manusia membuat pernyataan tidak benar dengan tujuan membuat percaya seseorang. Contohnya adalah mencontek, kegiatan mencontek adalah salah satu contoh dari kebohongan karena dia tidak jujur terhadap diri sendiri akan kemampuannya. Kegiatan berbohong dapat menyebabkan ketergantungan, maksudnya jika iya berbohong sekali maka iya akan berbohong kedua kalinya untuk menutupi kebohongan yang pertama sampai seterusnya terulang lagi dan lagi. 
Etika buruk yang kedua adalah egois. Sikap egois sangatlah sikap yang membahayakan dalam pergaulan karena manusia merupakan mahluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lain seharusnya tidak bersikap mementingkan diri sendiri. Contohnya adalah dalam berpergian memakai kendaraan umum, seharusnya mendahulukan atau memprioritaskan tempat duduk untuk kaum difabel, orang tua, dan ibu hamil.
Etika buruk yang ketiga adalah pemarah. seseorang yang sedang marah cenderung tidak dapat mengkontrol dirinya. Jika dia tidak dapat mengkontrol dirinya maka akan menimbulkan kerugian baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. Sikap pemarah dapat menjauhkan seseorang terhadap komunitasnya.
Etika buruk yang keempat adalah iri hati. Iri hati adalah sikap dimana tidak mengingkan seseorang merasa senang. Sikap ini berbahaya karena dapat merusak ketenangan dan ketentraman hati. Seseorang yang memiliki sikap iri hati selalu menginginkan untuk lebih unggul dari pada orang lain walau dengan jalan apapun. Contohnya jika tetangga kita membeli mobil baru, seharusnya kita merasa senang karena mereka mendapatkan kenikmatan, bukanya sibuk mencari sana sini untuk membeli mobil juga walaupun mengorbankan keluargaanya.
Etika buruk yang kelima adalah pemalas. Sikap malas akan menjauhi kita dari rizki yang harusnya kita dapatkan. Perilaku seperti ini harunya dihindari dalam bekerja, karena dalam bekerja kita mempertaruhkan keluarga. Maksudnya jika kita dikeluarkan dalam pekerjaan maka kita tidak dapat menghidupi keluarga, dan mengakibatkan keluarga menderita.

3. Tuliskan aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja (beri 5 contoh dan analisis)!

Terdapat beberapa aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja, yaitu menyalahi jabatan yang diberikan, malas dalam bekerja, tidak menghargai pendapat rekan bekerja, tidak tepat waktu, tidak jujur dalam bekerja. Berikut ini pembahasan untuk setiap contoh.
Aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja yang pertama adalah menyalahi jabatan yang diberikan. Jabatan adalah tanggung jawab yang harus di pegang oleh sesorang untuk memajukan suatu instansi atau kelompok. Salah satu contoh dalam penyalagunaan jabatan adalah melakukan korupsi baik dari segi waktu maupun materi. Perbuatan korupsi merupakan perbuatan tercela karena mengambil hak orang lain, sehingga orang lain merasakan rugi.
Aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja yang kedua adalah malas dalam bekerja, sikap malas adalah sikap yang paling dibenci dalam dunia kerja karena menghilangkan pendapatan perusahaan. Contohnya adalah ketika diberikan pekerjaan, karyawan tidak mengerjakan tugasnya dengan benar sehingga tugas yang seharusnya  dapat diselesaikan dalam satu hari akan menjadi 2 hari sehingga perusahaan merugi waktu dan uang untuk membayar gaji pegawai tersebut.
Aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja yang keempat adalah tidak menghargai pendapat rekan bekerja. Contonya adalah ketika melakukan rapat untuk menangani masalah seharusnya kita bisa menerima masukan dari rekan kerja, karena bisa saja masukan dari rekan kita merupakan jalan keluar dari masalah tersebut.
Aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja yang keempat adalah tidak tepat waktu. Contohnya adalah tidak datang tepat waktu, dalam dunia kerja ketepatan waktu adalah hal terpenting, sehingga orang yang terbiasa tidak tepat waktu dalam bekerja akan diperhitungkan dalam penilaiannya dan terancam di PHK karena telah membuat perusahaan merugi.
Aktifitas tidak beretika profesional dalam bekerja yang kelima adalah tidak bekerja jujur. Contohnya adalah agar mendapatkan keuntungan yang lebih dari hasil kerja, kita mengambil barang yang merupakan milik perusahaan dan menjualnya keluar.



Sumber: Wikipedia Teknik Industri

Tugas Kedua: Perencanaan Operasional

Sabtu, 29 November 2014

Perencanaan Operasional, bisnis, kewirausahaan, natural, cipta, ganteng, industri, kartun, animasi
Perencanaan Operasional
Dalam membangun usaha pastinya harus memiliki perencanan yang matang, baik dalam segi perencanaan organisasional ataupun dalam segi sistem produksinya. Segi perencanaan organisasional sangatlah penting dalam membangun usaha, karena dari perencanaan organisasional digunakan untuk mengetahui tugas dari masing-masing anggota dalam suatu badan usaha, serta mengetahui alur informasi yang diberikan untuk kelancaran operasional dari badan usaha. Perencanaan organisasional adalah suatu proses kegiatan pemikiran dan penentuan prioritas yang harus dilakukan secara menyeluruh sebelum melakukan tindakan yang sebenar-benarnya dalam rangka mencapai tujuan.
Tujuan dari perencanaan organisasional terbagi menjadi dua. Berikut ini adalah penjelasan tujuan dari perencanaan organisasional [1].
  1. Tujuan perlindungan (protective), maksudnya adalah melakukan minimasi terhadap resiko dengan cara mengurangi ketidakpastian disekitar kondisi bisnis, serta menjelaskan resiko atas tindakan manajerial yang saling berhubungan.
  2. Tujuan kesepakatan (afirmative), maksudnya adalah untuk meningkatkan tingkat keberhasilan organisasional.
Perencanaan Organisasi, bersama, meeting, kelompok, belajar, bisnis, kartun, fairy science, animasi kartun
Perencanaan Organisasi
Sumber daya manusia (SDM) sangatlah mempengaruhi kinerja dalam suatu badan usaha untuk mencapai suatu tujuan. Sumber daya manusia (SDM) yang kurang berkualitas dan kesalahan pembagian job desk sangatlah menghambat dalam pencapaian tujuan. Oleh karena itu, Henry Fayol memberikan solusi dalam melakukan melakukan pengorganisasian sumber daya. Solusi pengorganisasian sumber daya yang dikemukakan oleh Henry Fayol terbagi menjadi 16 garis pedoman umum. Berikut ini adalah solusinya [2].
  1. Pembagian kerja,
  2. Wewenang dan tanggung jawab,
  3. Disiplin,
  4. Kesatuan perintah,
  5. Kesatuan pengarahan,
  6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri,
  7. Penggajian pegawai,
  8. Pemusatan,
  9. Hirarki,
  10. Ketertiban,
  11. Keadilan dan kejujuran,
  12. Stabilitas kondisi karyawan,
  13. Prakarsa,
  14. Semangat kesatuan dan semangat korps,
  15. Menghindari adanya pengaturan, birokrasi dan kertas kerja, dan
  16. Memberikan sanksi terhadap kesalahan dan kekeliruan,
Perencanaan organisasi, mono poly, kartun, bisnis, animasi
Perencanaan organisasi
Setelah mengetahui 16 garis pedoman umum yang digunakan dalam pembagian sumber daya. Selanjutnya adalah mengetahui keuntungan dan kerugian dari melakukan pembagian kerja dalam suatu badan usaha. Keuntungan dalam melakukan pembagian kerja antara lain, yaitu pekerja berspesialisasi dalam tugas tertentu sehingga keterampilan dalam tugas tertentu meningkat, tenaga kerja tidak kehilangan waktu dari satu tugas ke tugas yang lain, pekerja memusatkan diri pada satu pekerjaan dan membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien, dan pekerja hanya perlu mengetahui bagaimana melaksanakan bagian tugas dan bukan proses keseluruhan produk. Kekurangan dalam pembagian kerja terbagi menjadi dua, yaitu pembagian kerja hanya dipusatkan pada efisiensi dan manfaat ekonomi yang mengabaikan variabel manusia, dan kerja yang terspesialisasi cenderung menjadi sangat membosankan yang akan berakibat tingkat produksi menurun [2].
Aliran informasi yang baik dari atasan kebawahan merupakan hasil dari perencanaan organisasional yang baik. Menurut Chester Barnard terdapat beberapa faktor yan menybabkan makin banyak perintah dari manager. Alasan atau faktor-faktornya adalah saluran formal dari komunikasi digunakan oleh manager dan dikenal semua anggota organisasi, tiap anggota organisasi telah menerima saluram komunikasi formal melalui mana dia menerima perintah, lini komunikasi antara manajer bawahan bersifat langsung, rantai komando yang lengkap, manajer memiliki keterampilan komunikasi yang memadai, manajer menggunakan lini komunikasi formal hanya untuk urusan organisasional, dan suatu perintah secara otentik memang berasal dari manajer [3].




Sumber:






KEWIRAUSAHAAN

Minggu, 19 Oktober 2014

bisnis, usaha, pendidikan, uang,wirausaha
Kewirausahaan
Kewirausahaan berasal dari bahasa perancis, yang diterjemhkan secara harfiah sebagai perantara. Pada abad pertengahan istilah ini digunakan untuk menjelaskan orang-orang yang menangani poyek produksi bersekala besar. Kewirausahaan dalam bahasa Indnesia berasal dari dua kata, yaitu wira dan usaha. Dimana wira memiliki arti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Sedangkan usaha adalah perbuatan amal, bekerja, dan berbuat sesuatu. Definisi kewirausahaan sangatlah luas, berikut ini adalah pengertian kewirausahaan menurut para ahli. [1]
  1. Menurut Thomas W Zimmerer, Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari,
  2. Menurut Arif F. Hadipranata, wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang, dan
  3. Menurut Andrew J Dubrin, Wirausaha adalah seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
Berdasarkan ketiga pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa, kewirausahaan adalah sesesorang yang berani mengambil resiko, dari peluang-peluang dalam menjalankan usaha untuk mendapatkan keuntungan financial. Wirausahawan adalah orang yang melakukan usaha atau kegiatan sendiri dengan segala kemampuan yang dimilikinya atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis. Terdapat tiga prilaku wirausaha. Berikut ini adalah prilakunya. [2]
Bingung, animasi, wira, usaha, blohgger, mata kuliah
Kewirausahaan
  1. Wirausaha yang memiliki inisiatif, artinya dalam melakukan usaha wirausahawan harus melihat peluang-peluang yang ada, guna mendapatkan keuntungan lebih.
  2. Wirausaha yang mengorganisir mekanisme sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu, artinya wirausahawan harus bisa menentukan lokasi terbaik untuk mendirikan usahanya, dari peluang bisnis yang ada.
  3. Menerima resiko atau kegagalan, artinya dalam melakukan kegiatan wirausaha pastinya berhubungan dengan untung dan rugi, dalam hal ini seorang wirausahawan harus mampu menierima resiko kerugian dan mampu untuk bangkit dari kegagalan tersebut.

Kunci sukses seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Maksud dari pertumbuhan adalah mampu menumbuhkan rasa semangat untuk menciptakan ide-ide baru untuk melakukan pengembangan usaha. Maksud dari perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas adalah melakukan ekspansi ke daerah-daerah yang memiliki potensi penjualan produk atau jasa yang baik dengan ide-ide baru yang dimiliki. Menurut McClelland karateristik kewirausahawan terbagi menjadi sembilan, yaitu keinginan untuk berprestasi, keinginan untuk bertanggung jawab, preferensi kepada resiko-resiko menengah, persepsi kepada kemungkinan berhasil, rangsangan oleh umpan balik, aktivitas energik, orientasi ke masa depan, keterampilan dalam pengorganisasian, sikap terhadap uang. Sedangkan karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi, yaitu kemampuan inovatif, toleransi terhadap kemenduaan, keinginan untuk berprestasi, kemampuan perencanaan realistis, kepemimpinan terorientasi kepada tujuan, obyektivitas, tanggung jawab pribadi, kemampuan beradaptasi, kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator.[3]

Kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonmi menurut McClelland terbagi menjadi tiga. Berikut ini adalah kebutuhan dasarnya.[3]
  1. Kebutuhan untuk berprestasi (nAch) adalah motivasi untuk berprestasi, karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
  2. Kebutuhan untuk berafiliasi (n Afil) adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.
  3. Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow) adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.

Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang baru terbagi menjadi tujuh. Berikut ini adalah sumber-sumber gagasannya. [3]
  1. Kebutuhan akan sumber penemuan (Membuat bahan bakar ramah lingkungan).
  2. Hobi atau kesenangan pribadi (Kesenangan membuat aquarium, sehingga aquarium yang dibuat dapat dijual).
  3. Mengamati kecenderungan-kecenderungan (Membuat produk baru dari hasil penemuan baru).
  4. Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada (Membuat handphone tahan air dan banting).
  5. Kegunaan lain dari barang-barang biasa (Menjadikan botol bekas menjadi lampu tidur).
  6. Pemanfaat produk dari perusahaan lain .



Terdapat tujuh unsur analisa pokok. Berikut ini adalah unsur analisa pokoknya.[2]

  1. Biaya tetap biaya adalah biaya yang umumnya selalu konstan, bahkan di masa sulit. Biaya tetap tidak terpengaruh oleh perubahan-perubahan dalam aktivitas operasi sampai pada kondisi tertentu, kondisi dimana sesuai dengan kapasitas yang tersedia.
  2. Biaya variabel adalah biaya yang umumnya berubah-rubah sesuai dengan volume bisnis. Makin besar volume penjualan anda, makin besar pula biaya yang harus anda keluarkan.
  3. Biaya total adalah jumlah keseluruh biaya tetap dan biaya variabel yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menghasilkan sejumlah produk dalam suatu periode tertentu.
  4. Pendapatan total adalah total penerimaan yang diterima (masih kotor).
  5. Keuntungan adalah penerimaan total dari pendapatan yang diterima dan sudah dikurangi biaya lainnya.
  6. Kerugian adalah pengurangan hasil yang didapakan dari penjualan suatu produk.
  7. Titik pulang pokok adalah titik dimana pengeluran untuk modal sudah tercukupi.

Bentuk-bentuk kepemilikan usaha terbagi menjadi empat. Berikut ini adalah bentuk-bentuk kepemilikan usaha.[4]
  1. Usaha perorangan, usaha ini dimiliki oleh seorang atau perorangan yang bertanggung jawab penuh terhadap segala kekayaan dan hutang-hutang perusahaan. Kelebihannya adalah pengusaan sepenuhnya terhadap keuntungan yang didapat, dan kerugiannya adalah keterbatasan kemampuan manajerial.
  2. Firma adalah suatu badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih, mereka bertanggung jawab secara bersama-sama dan tak terbatas terhadap hutang-hutangnya. Kelebihannya adalah motivasi usaha yang tinggi, meskipun tidak setinggi perusahaan perseorangan, dan kerugiannya adalah keterbatasan kemampuan keuangan.
  3. Perserikatan komanditer (CV) adalah sebuah perusahaan yang dibentuk oleh oleh dua orang atau lebih, sehingga dalam CV ada dua macam anggota. Dua macam anggota tersebut yaitu anggota aktif dan anggota pasif. Anggota aktif merupakan anggota yang mengelola usahanya serta bertanggung jawab penuh terhadap utang perusahaan, sedangkan anggota pasif merupakan anggota yang hanya menyetorkan modalnya saja dan tidak ikut mengelola perusahaan, bertanggung jawab sebatas pada modal yang disetorkan saja. Keuntungannya, yaitu penanganan aspek hukum minimal, meskipun sedikit lebih rumit dibandingkan perusahaan, dan kerugiannya, yaitu tidak dapat dengan mudah mengumpulkan modal dari para sekutunya, tidak seperti perseroan.
  4. Perseroan Terbatas (PT) adalah suatu perseroan yang memperoleh modalnya dengan jalan mengeluarkan surat saham. Tiap orang memiliki satu atau lebih saham, tanggung jawabnya hanya terbatas sampai modal yang dikeluarkan untuk saham-sahamnya. Keuntungannya, yaitu kemampuan keuangan yang sangat besar, dan kekurangannya adalah biaya pembentukan yang relatif tinggi dibandingkan dengan badan usaha lain.
Langkah-langkah dalam penyediaan sumber daya manusia terbagi menjadi empat, yaitu prekrutan karyawan, sleksi calon karyawan, elatihan karyawan, dan penilaian hasil kerja. Tahapan dari proses sleksi karyawan terbagi menjadi sembilan, yaitu penyaringan pendahuluan, wawancara pendahuluan, tes kecerdasan, tes bakat, tes kepribadian, rujukan prestasi, wawancara dianostik, emeriksaan kesehatan, dan penilaian pribadi.[5]




Sumber: