Tampilkan postingan dengan label PSKE-2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSKE-2. Tampilkan semua postingan

Antropometri

Selasa, 25 Juni 2013

Manusia dalam melakukan aktifitas pasti menggunakan fasilitas atau alat bantu kerja untuk mendukung aktifitasnya sehari-hari. Sering kali manusia tidak menyadari akan kenyamanan produk yang digunakanya, dikarenakan ukuran produk yang yang tidak sesuai dengan ukuran tubuh manusia atau dimensinya, dari ketidaknyamanan tersebut mengakibatkan menurunya produktifitas dan keluhan-keluhan pada tubuh saat menggunakan fasilitas atau alat pendukung tersebut.
Bedasarkan ketidaknyamanan tersebut maka dibutuhkan suatu perancangan produk untuk meminimalisir penurunan tingkat produktifitasnya. Ilmu yang digunakan untuk mendesain suatu produk yang sesuai dengan dimensi tubuh manusia adalah Antropometri. Antropometri adalah suatu data numerik yang berhubungan dengan karakteristik tubuh manusia, seperti ukuran, bentuk, dan dari data tersebut dijadikan masalah mengenai desain. Antropometri bertujuan untuk mengukur dimensi tubuh manusia agar fasilitas yang dipakai oleh manusia menjadi lebih nyaman.
Pengaplikasian metode tersebut digunakan untuk mendesain tools trolley, ukuran yang digunakan dalam pembutan tools trolley sudah disesuaikan dengan dimensi tubuh manusia, sehingga lebih ergonomis. Pengukuran dimensi tubuh disesuaikan dengan persentil yang dihitung secara manual, dan software berdasarkan dimensi yang disesuaikan.


Tools Trolley
Materi dari dosen klik di sini
Bab II Pembahasan dan Analisis klik di sini


Display


Manusia membutuhkan berbagai macam informasi untuk mempermudah aktivitasnya. Informasi dapat didapatkan dari manusia langsung dan lingkungan sekitarnya, informasi antar sesama manusia dapat dilakukan dengan cara berkomunikasi, sedangkan lingkungan tidak dapat berkomunikasi secara langsung kepada manusia. Sehingga untuk memperlancar komunikasi tersebut dibutuhkan alat bantu sebagai penghubung antar manusia dengan lingkungan agar mempermudah manusia dalam beraktivitas. Alat bantu tersebut yaitu display.
Display adalah bagian dari lingkungan yang memberi infomasi kepada pekerja, agar tugas-tugasnya menjadi lancar. Fungsi display sendiri adalah sebagai sistem komunikasi antar fasilitas kerja, maupun manusia kepada mesin, display yang baik adalah display dapat dipahami dan dimengerti manusia sebagai penerima informasi melalui panca indera dengan nyaman, jelas, serta efisien sesuai penerapan ergonomi.
Pengaplikasian dalam modul display ini adalah dengan pembuatan sebuah poster. Pembuatan poster ini bertujuan untuk memberikan informasi dengan baik kepada pengguna, agar pengguna dapat memahami informasi yang telah dibuat.

Materi dosen klik di sini
BAB II pembahasan dan Analaisis klik di sini


Fisiologi


Manusia dalam keseharianya pasti melakukan aktivitas. Setiap aktivitas yang dilakukan manusia pasti membutuhkan energi, padahal energi pada manusia itu terbatas, oleh karena itu konsumsi energi yang dikeluarkan dan komsumsi oksigen yang masuk harus seimbang, sedangkan konsumsi energi dan oksigen yang tidak seimbang mengakibatkan kelelahan pada tubuh manusia, sehingga terjadi penurunan produktivitas. 
Bedasarkan kelelahan tersebut, maka dibutuhkan suatu metode untuk mengukur tingkat konsumsi energi dan tingkat konsumsi oksigen berdasarkan denyut jantung dan suhu tubuh, agar diperoleh waktu recovery kerja yang diperlukan oleh tubuh manusia. Metode yang digunakan adalah fisiologi. 
Pengaplikasian dari modul ini adalah pengukuran konsumsi energi dan konsumsi oksigen dengan melakukan aktivitas pengangkatan barbel. Alasan melakukan aktivitas pengangkatan barbel adalah karena aktivitas ini merupakan aktivitas kerja statis, sehingga lebih cepat mempengaruhi kondisi fisik dibandingkan dengan kerja dinamis.

Sistem Rangka dan Otot Manusia

Manusia dalam kehidupan sehari-hari pasti melakukan pekerjaan, pada saat bekerja terkadang manusia tidak menyadari akan posisi kerja yang baik. Posisi kerja yang tidak baik tersebut dapat menimbulkan keluhan baik dalam jangka waktu panjang atau jangka waktu pendek, keluhan jangka waktu pendek dapat menyebabkan pegal-pegal pada badan sedangkan dalam jangka waktu panjang penggunaan posisi yang salah tersebut dapat menimbulkan penyakit bahkan kelainan pada bentuk tubuh.
Berdasarkan hal tersebut maka dipelajari suatu ilmu yang mempelajari tentang bagian tubuh manusia, rangka, otot, dan penyakit yang diakibatkan posisi kerja yang tidak benar yaitu sistem rangka dan otot manusia. Sistem rangka dan otot manusia tersebut diharapkan dapat memberikan usulan dan perbaikan untuk memberikan posisi yang baik, agar mengurangi resiko penyakit yang akan ditimbulkan oleh posisi kerja yang tidak baik.
Pengaplikasian dalam modul ini adalah dengan mengamati proses kerja tukang jamu gendong, untuk meminimalisir keluhan apa saja yang terjadi pada saat melakukan aktivitas tersebut. Alasan pemilihan pengamatan jamu gendong ini adalah karena masih banyak tukang jamu gendong yang menggunakan posisi kerja yang salah. Harapan dari pengaplikasian tukang jamu ini adalah supaya tukang jamu gendong dapat bekerja dengan posisinya yang baik, sehingga keluhan-keluhan yang dialaminya dapat diatasi.

BAB II klik di sini
BAB IV Pembahasan dan Analisis klik di sini